Category Archives: Penginderaan Jauh

IDENTIFIKASI PERTUMBUHAN DAN RTH KOTA SURABAYA TAHUN 1990 -2009 MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT ETM+

Abdul Wahid Hasyim

Pesatnya kegiatan dan kehidupan perkotaan yang semakin beragam mengikuti tuntutan kebutuhan  warganya, secara perlahan tanpa disadari telah merubah wajah permukaan lahan perkotaan. Kota Surabaya dengan jumlah penduduk yang mendekati 3,2 juta jiwa adalah kota terbesar ke-2 di Pulau Jawa bahkan Indonesia. Perluasan secara horizontal disebutnya ‘expansion’ masih menjadi pilihan dominan dibandingkan perluasan secara vertikal disebut ‘compaction’ atau pemampatan. Cara  expansion akan memakan banyak ruang, sebaliknya cara compaction akan meningkatkan kepadatan atau intesitas (Maguire, D.J., dkk., 2005).

Pertumbuhan kota dan ruang terbuka hijau (RTH) perkotaan adalah suatu kebutuhan yang saling menenggang. Meningkatnya jumlah penduduk perkotaan menuntut kebutuhan ruang semakin luas agar berbagai aktivitasnya dapat terpenuhi, sebagai akibatnya terjadilah perubahan pemanfaatan lahan (land use change) (Keisuke Hanaki, 2008). Sebaliknya, menyusutnya luas RTH berpengaruh terhadap keseimbangan harmonis antara pertumbuhan kota dan lingkungannya (Cedric Pugh, 2001).

Menggunakan teknologi penginderaan jauh berdasarkan data citra Landsat TM dan Landsat ETM+ sejak tahun 1990-2009 (19 tahun), setelah dilakukan proses seperti pada gambar 1 berikut diperoleh simulasi perubahan pertumbuhan Kota Surabaya (gambar 2) dan Penyusutan RTH Kota Surabaya (gambar 3).

 Gambar 1. Pengolahan Citra Landsat

Gambar 2. Video Pertumbuhan Kota Surabaya Tahun 1990-2009

Gambar 3. Video Menyusutnya RTH Kota Surabaya Tahun 1990-2009

Pustaka

1.  Cedric Pugh, 2001, Sustainable Cities in Developing Countries: Theory and Practice at the Millennium, Earthscan Publications Ltd, London and Sterling, VA

2. Keisuke Hanaki, 2008, Urban Environmental Management and Technology, Springer, Japan.

3. Maguire, D.J., Batty, M., Goodchild, M.F., (2005), Urban Growth Using Cellular Automata Models. In GIS, Spatial Analysis and Modeling, Redlands, California: ESRI Press, p151-172.

(**) Baca lain sejenis.

3 Comments

Filed under GIS, GPS, lahan kota, Land Use Pattern, Land Use planning, Land Value, Lokasi, Manajemen Kota, Manajemen Lahan, Penginderaan Jauh, Remote Sensing, Urban Climate, Urban land management, Urban Management, Urban Planning

SPATIAL STATISTIC OF 8 BAND WORLDVIEW 2- MULTISPECTRAL IMAGERY FOR DETAIL URBAN LAND COVER CLASSIFICATION

Abdul Wahid HASYIM1, Adipandang YUDONO2

1URegSpaceLAB, Urban and Regional Planning Department,
Brawijaya University
2URegSpaceLAB, Urban and Regional Planning Department,
Brawijaya University
(INDONESIA)

Executive Summary Spatial Information about land cover and land use in urban areas is needed various kinds of planners and research professions, such as land use planner, transport planner, architect, hydrologist also urban climate researcher (www.awhasyim.wordpress.com, accessed 2011). According to Eric F. Lambin, Helmut Geist, (2006), Land use is a land management information which is obtained from a very detailed analysis. Currently, information on land cover can be easily obtained by using satellite imagery. Through image processing of satellite recordings with sophisticated sensor technology, variety and characteristics of land cover can be known in detail. WORLDVIEW 2 is the image of the New High Resolution Spectral Bands that have excellent band from DigitalGlobe Inc; Coastal Band (400-450nm), Yellow Band (585-625nm), Red Edge Band (705-745nm), and Near Infrared 2 Band (860-1040nm) , and 4 other standard band of red, green, blue, and near-infrared 1. These bands very suitable for reading urban land cover classification. This research examine spatial statistic of 8 band-WORLDVIEW 2 by comparing classification techniques using SAM (Spectral Angle Mapper) method and Maximum Likelihood (ML) method to give the best classification results and which most appropriate bands affects the reflection spectrum of urban objects.

Full Text: Download

Leave a comment

Filed under GIS, GPS, lahan kota, Land Use planning, Manajemen Lahan, Penginderaan Jauh, Remote Sensing, Urban land management, Urban Planning